Berita Edu

SEMINAR NASIONAL: MENDESAIN PEMBELAJARAN MENYENANGKAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (IT)

30-05-2009 01:15

Di era globalisasi, teknologi informasi berkembang pesat memasuki segala aspek kehidupan masyarakat. Mengingat, perkembangan Iptek bidang informasi merupakan kebutuhan manusia untuk berpikir lebih kritis menyikapi berbagai persoalan di era global.

Demikian dikatakan, Dr Ir. Syaad Padmanthara M.PD, dalam seminar bertema,“Mendesain Pembelajaran Menyenangkan Berbasis Teknologi Informasi” diselenggarakan Surabaya Post bekerjasama dengan e- Education Research And Training Centre Edu Media Nusantara di aula SMAN 2 Kota Mojokerto, Minggu (31/5) siang. Seminar ini diikuti sekitar 300 guru di Mojokerto.

Syaad mengatakan, berkembangnya teknologi membuat pola berpikir manusia semakin aktif.  Termasuk para pendidik (guru) dalam menyukseskan proses belajar mengajar kepada siswanya. Mereka perlu aktif menyerap perkembangan Iptek agar materi yang diberikan mudah diterima anak didik. Bahkan siswa diharapkan bisa mengembangkan dan menganalisa materi yang diberikan gurunya.

“Agar tujuan itu tercapai, seharusnya guru terus menerus belajar, mencari pola yang cocok untuk menyampaikan materi pendidikan disesuaikan dengan  perkembangan zaman. Selain itu harus paham dan terampil mengoperasional dan memanfaatkan perkembangan sarana teknologi,” katanya.

Dengan cara ini, lanjut dia, peran guru dalam mencerdaskan generasi muda bisa berjalan baik. Sehingga siswa semakin pandai dan terampil. Selain itu pemberdayaan pelajaran Iptek  bisa membuat siswa tidak bosan. Sebaliknya semakin aktif mengembangkan materi pendidikan tersebut.

“Dengan memanfaatkan teknologi informasi maka guru atau siswa banyak mendapat  ilmu pengetahuan yang diinginkan,” ujarnya. “Selain itu bisa memperbanyak media pembelajaran, sehingga tak membuat anak didik cepat jenuh saat menerima materi pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Pitoyo Widhi Atmoko, S. SI menegaskan, guru yang profesional tidak boleh gagap teknologi. Karena dengan menguasai teknologi, pendidik bisa mudah menjalankan tugas dalam proses belajar mengajar.

Dicontohkan, tentang booming Laptop, guru harus mengetahui, dan terampil mengopersionalkanya. “Kalau gurunya tak paham Laptop, lalu bagaimana mengajari teknologi baru itu ke anak didiknya? Ini kan persoalan,” katanya.

Untuk itu, para guru wajib belajar dan memahami teknologi sehingga proses belajar semakin berkualitas, dan fleksibel.

Surabaya Post. (Senin, 1 Juni 2009)

[Indeks berita]
 
Anda pengunjung ke
           Page counter
           Free PageRank Checker